Bandar Lampung, 28 Januari 2026 — Plt Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, Wiwid Nugroho memberikan arahan langsung kepada petugas warkah dan petugas peta sebagai upaya penguatan komitmen dalam menjaga integritas, keamanan, dan kerahasiaan data pertanahan, khususnya yang tersimpan di ruang warkah.

Dalam arahannya, Plt Kepala Kantor menegaskan bahwa ruang warkah merupakan bagian paling vital di Kantor Pertanahan, karena menyimpan berbagai dokumen penting seperti berkas surat ukur, peta, dan dokumen pertanahan lainnya yang berkaitan langsung dengan hak-hak masyarakat.

“Ruang warkah ini adalah jantung Kantor Pertanahan. Di sinilah tersimpan dokumen-dokumen penting yang menyangkut data dan hak orang banyak. Karena itu, tidak boleh ada kelalaian sekecil apa pun,” tegasnya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan seluruh petugas agar senantiasa menjaga integritas dan mencegah terjadinya kebocoran data, mengingat informasi pertanahan memiliki nilai strategis dan berimplikasi besar terhadap kepastian hukum.

“Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data pertanahan. Integritas petugas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Selain aspek keamanan data, Plt Kepala Kantor juga menekankan pentingnya penataan dan pengelolaan ruang warkah yang baik, mulai dari kerapihan arsip, kebersihan ruang, hingga pengendalian akses dokumen agar seluruh berkas tetap terpelihara dan mudah ditelusuri.

“Warkah bukan sekadar arsip, tetapi bukti hukum. Maka ruang warkah harus dijaga, ditata, dan dikelola dengan sebaik-baiknya sesuai SOP,” tambahnya.

Melalui arahan ini, diharapkan seluruh petugas warkah dan peta semakin memahami peran strategisnya serta berkomitmen untuk memberikan pelayanan pertanahan yang aman, profesional, dan berintegritas di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung. (MRM/TW)

Redaksi Sigernesia

Tinggalkan komentar

Quote of the week

“Pekerjaan-pekerjaan kecil yang selesai dilakukan, lebih baik daripada rencana-rencana besar yang hanya didiskusikan.” – Peter Marshall